browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Hukum Mengucapkan Salam kepada Orang Kafir

Posted by on December 24, 2008

Mengucapkan Salam kepada Orang Kafir
Syaikh Ibnu Baz
Pertanyaan:  Akhir-akhir ini, sebagai akibat dari interaksi dengan barat dan timur, yang rata-rata kaum kuffar dengan berbagai latar belakang agama, kami melihat mereka berulang kali mengucapkan salam Islam kepada kita saat kita berjumpa dengan mereka di mana saja. Bagaimana sikap kita menghadapi mereka?   Jawaban:
Telah disebutkan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , bahwa beliau bersabda,
لاَ تَبْدَؤُوا الْيَهُوْدَ وَلاَ النَّصَارَى بِالسَّلاَمِ فَإِذَا لَقِيْتُمْ أَحَدَهُمْ فِيْ طَرِيْقٍ فَاضْطَرُّوْهُ إِلَى أَضْيَقِهِ
“Janganlah kalian memulai kaum Yahudi dan jangan pula kaum Nashrani dengan ucapan salam. Jika kalian menjumpai salah seorang mereka di suatu jalan, himpitlah ia ke pinggir.?[1]  Dalam sabda beliau yang lain disebutkan,
إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَهْلُ الْكِتَابِ فَقُوْلُوْا وَعَلَيْكُمْ
“Jika ada ahli kitab yang menguapkan salam kepada kalian maka jawablah ‘wa ‘alaikum’.”[2]  Ahli kitab adalah kaum Yahudi dan Nashrani. Hukum orang-orang kafir lainnya adalah seperti kaum Yahudi dan Nashrani dalam masalah ini karena setahu kami tidak ada dalil yang membedakan mereka.  Dari itu, sama sekali tidak boleh memulai mengucapkan salam kepada orang kafir, jika orang kafir itu yang lebih dulu mengucapkan salam, maka kita membalasnya dengan ucapan ‘wa ‘alaikum’ sebagai pengamalan perintah Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Tidak terlarang pula jika setelahnya kita mengatakan kepadanya, ‘Bagaimana kabar anda?’ ‘Dan bagaimana kabar anak-anak anda?’ Hal ini dibolehkan oleh sebagian ahlul ilmi, di antaranya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 5. Lebih-lebih jika hal ini bisa mendatangkan maslahat bagi Islam, di antaranya adalah untuk menjadikannya suka kepada Islam dan mengajaknya agar mau menerima dakwah Islam, hal ini selaras dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala , “Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik.” (An-Nahl: 125). Dan firmanNya, “Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zhalim diantara mereka.” (Al-Ankabut: 46).
_________ Footnote: [1] HR. Muslim dalam As-Salam (2167). [2] Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari dalam Al-Isti’dzan (6258), Muslim dalam As-Salam (2163).
Rujukan: Fatawa Islamiyyah, Syaikh Ibnu Baz, juz 1, hal. 118. Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 2, penerbit Darul Haq.

8 Responses to Hukum Mengucapkan Salam kepada Orang Kafir

  1. adi

    ngucapin salam aja ga boleh..uh..

  2. abuubaidah

    Bagiku Agamaku bagimu Agamamu..

  3. rocky

    coba renungkan :
    “Janganlah kalian memulai kaum Yahudi dan jangan pula kaum Nashrani dengan ucapan salam. Jika kalian menjumpai salah seorang mereka di suatu jalan, himpitlah
    ia ke pinggir.?”
    Dimana letak Tuhan dengan kebencian ini? Apakah saya akan meyakini ayat ini berasal dari Tuhan..? Ayat tsb pantasnya diucapkan oleh hati yang penuh iri dan kedengkian. Kalau anda hidup dengan dalil-dalil semacam ini, anda akan hidup tidak damai, tertinggal dengan peradaban… Sekarang kita hidup mengekor negara Amerika, jepang, korea, Eropa… salah satunya anda dapat menggunakan komputer, naik Toyota, pakai jam seiko, ruangan dingin karena Thosiba, nonton TV merk Sony…tak ada yang cap Unta kan???

  4. abuubaidah

    Kita beragama adalah memakai aturan kita mempunyai aqidah masalah keduniaan kita sendiri bebas untuk bekerjasama, tidak seperti anda yang mencampuradukkan berbagai macam agama….Wallahualambishawab

  5. imam al isa'iah

    Barangsiapa mengatakan orang lain kafir sesungguhnya dialah yang kafir,siapakah kita manusia yang bisa mengatakan seperti itu,hanya Allah yang berhak untuk menentukan mana kafir atau tidak..wassalam

  6. imam al isa'iah

    siapakah Syaikh Ibnu Baz ????lebih besar mana Syaikh Ibnu Baz daripada Firman Allah…???jangan fanatik dech..,,mau aja dibohongin orang arab..apa sich ciri-2 orang kafir,,apakah yahudi dan nasrani kafir?bagaimana dengan hindu,budha…??mendingan kalian tinggal di mekah aza jangan di indonesia,negara ini demokrasi bukan agamais

  7. abuubaidah

    Anda salah menafsirkan, yang dimaksud adalah sesama saudara muslim sedangkan yang jelas kekafirannya seperti yahudi,nasrani dan sebagainya ya memang kafir.
    Wallahuallambishawab

  8. abuubaidah

    MasyaAllah semoga Allah memberikan cahaya hidayah kepada antum, belajarlah ilmu agama yang benar jika anda seorang muslim maka anda akan menemukan mana yang haq dan mana yang batil.Wallahua’lambishawab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>