Bepergian ke Negara Kafir

Bepergian ke Negara Kafir
Syaikh Ibnu Utsaimin
Pertanyaan:  Apa hukum bepergian ke negara kafir? Dan apa hukum bepergian untuk maksud wisata?   Jawaban: Tidak boleh bepergian ke negara kafir kecuali dengan tiga syarat:  – Syarat pertama: Memiliki ilmu yang dapat membantah keraguan.  – Syarat kedua: Memiliki pondasi agama kuat yang bisa melindunginya dari dorongan syahwat.  – Syarat ketiga: Membutuhkan kepergian tersebut.  Jika syarat-syarat ini tidak terpenuhi, maka ia tidak boleh bepergian ke negara kafir karena bisa menimbulkan fitnah atau dikhawatirkan akan terkena fitnah di samping hal ini merupakan penyia-nyiaan harta, karena pada perjalanan semacam ini biasanya seseorang mengluarkan banyak uang, di samping hal ini malah menyuburkan perekonomian kaum kuffar. Tapi jika ia memang memerlukannya, misalnya untuk berobat atau menuntut ilmu yang tidak tersedia di negaranya, sementara ia pun telah memiliki ilmu dan agama yang kuat sebagaimana kriteria yang kami sebutkan, maka tidak apa-apa.  Adapun bepergian untuk tujuan wisata ke negara-negara kafir, itu tidak perlu, karena ia masih bisa pergi ke negara-negara Islam yang memelihara penduduknya dengan simbol-simbol Islam. Negara kita ini, alhamdulillah, kini telah menjadi negara wisata di beberapa wilayahnya. Dengan begitu ia bisa bepergian ke sana dan menghabiskan masa liburnya di sana.
Rujukan: Al-Majmu’ Ats-Tsamin, juz 1, hal. 49-50, Syaikh Ibnu Utsaimin. Disalin dari Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 2, penerbit Darul Haq.

4 Comments to "Bepergian ke Negara Kafir"

  1. uyedis says:

    wah…terima kasih..dapat ilmu baru:))

  2. omiyan says:

    Alhamdulillah sampai saat ini saya masih betah bepergian di DN heheh soale buat ke LN ga ada budget nya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Kumpulan Artikel |herbal|Islam|Nasehat