Archive for December, 2008

UCAPAN SELAMAT NATAL

Monday, December 15th, 2008

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Tentang hukum mengucapkan selamat natal kepada orang kafir. Dan bagaimana kita menjawab orang yang mengucapkan natal kepada kita? Apakah boleh mendatangi tempat-tempat yang menyelenggarakan perayaan ini? Apakah seseorang berdosa jika melakukan salah satu hal tadi tanpa disengaja? Baik itu sekedar basa-basi atau karena malu atau karena terpaksa atau karena hal lainnya? Apakah boleh menyerupai mereka dalam hal ini?

Jawaban
“Mengucapkan selamat kepada orang-orang kafir dengan ucapan selamat natal atau ucapan-ucapan lainnya yang berkaitan dengan perayaan agama mereka hukumnya haram, hukum ini telah disepakati. Sebagaimana kutipan dari Ibnul Qayyim dalam bukunya Ahkam Ahl Adz-Dzimmah, yang mana beliau menyebutkan, Adapun ucapan selamat terhadap simbol-simbol kekufuran secara khusus, disepakati hukumnya haram. misalnya, mengucapkan selamat atas hari raya atau puasa mereka dengan mengatakan, ‘Hari yang diberkahi bagimu’ atau ‘Selamat merayakan hari raya ini’ dan sebagainya. Yang demikian ini, kendati si pengucapnya terlepas dari kekufuran, tapi perbuatan ini termasuk yang diharamkan, yaitu setara dengan ucapan selamat atas sujudnya terhadap salib, bahkan dosanya lebih besar di sisi Allah dan kemurkaan Allah lebih besar daripada ucapan selamat terhadap peminum khamr, pembunuh, pezina atau lainnya, karena banyak orang yang tidak mantap agamanya terjerumus dalam hal ini dan tidak mengetahui keburukan perbuatannya. Barangsiapa mengucapkan selamat kepada seorang hamba karena kemaksiatan, bid’ah atau kekufuran, berarti ia telah mengundang kemurkaan dan kemarahan Allah.’ Demikian ungkapan beliau. (more…)

Info Kajian Salaf di Amsterdam

Friday, December 12th, 2008

Dauroh Ilmiyah Islam

20 december 2008 – 3 januari 2009

Materi: Bedah Buku

- Al Ushul Ats Tsalatsah (Tiga Landasan Utama)

- A’malul Qulub (Amalan Hati, Menjernihkan Jiwa, Menyegarkan Amal)

- Dilengkapi Syarah

- 1. Hadist Riyadush sholihin

- 2. Hadist Arba’in

- 3. Bahasa Arab bagi pemula dan lanjutan

Pemateri: Al Ustadz Abu Haidar

(Bandung. Indonesia)

Tempat: Ekingenstraat 3-7, Amsterdam-Osdorp

Informasi: Tlp. HUMAS 06 55983433

E-Mail: Euromoslem Amsterdam [euromoslem@hotmail. com]

KAJIAN ISLAM RUTIN (KHUSUS WANITA/AKHWAT)

Friday, December 12th, 2008

Kitab Shahih Fiqih Sunnah
penulis : Abu Malik Kamal bin AsSayyid Salim

Dita’liq oleh :
Syaikh Muhammad Nashiruddin AlBani
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Waktu : Setiap Kamis (Pekan ke 1 , 2 , 3 )
Pukul : 10:00 s.d Dzuhur

Tempat : Masjid As-Sunnah, Bintaro Sektor 5
Jl.Nusa Jaya (belakang Plasa Bintaro)

Oleh : Ustadz Abdurrahman

penyelenggara : Majelis Ta’lim AsSunnah, Bintaro

Info :
Masjid 021-91304479
Ummu Asad 021-93887476
Ummu Ariq 08128251798
Ummu Aulia 0811872144

KAJIAN UMUM DAN BEDAH BUKU

Wednesday, December 10th, 2008

“MEREKA ADALAH PARA TABIIN”

KISAH KISAH PALING MENAKJUBKAN YANG BELUM TERTANDINGI HINGGA SAAT INI!

Imam Abu Hanifah pernah menuturkan,”membaca kisah-kisah orang shalih terdahulu leih aku sukai daripada (mempelajari) ilmu fiqih, karena melauli kisah itu aku bisa mempelajari akhlak dan suri tauladan mereka”.
Di terjemahkan Oleh : ABU UMAR ABDILLAH
PEMBICARA : USTADZ ABU ZUBAIR AL-HAWARY

INSYAALLAH AKAN DISELENGGARAKAN PADA :
HARI AHAD, 25 JANUARY 2009
WAKTU   , 08.00 PAGI – SELESAI
TEMPAT : MASJID RAYA KARANG ANYAR, SURAKARTA, JAWA TENGAH.

INFO LENGKAP LIHAT BROSUR TERLAMPIR.

kajian-ugm-25-januari-2009-tabiin-abu-zubeyr

Petunjuk UDHHIYAH (KURBAN)

Saturday, December 6th, 2008

Ditulis Oleh Abu Ubaidah

PENGERTIAN UDHHIYAH

Udhhiyah ialah bintang ternak yang disembelih pda hari raya haji dan pada hai-hari tasyriq demi mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.

HUKUM UDHHIYAH

Hukumnya wajib atas orang yang mampu berkurban. Rasulullah menegaskan :

Barangsiapa mempunyai kemampuan, namun ia tidak(mau) berkurban, makan janganlah sekali-kali ia mendekat ke mushalla kami.” (Hasan:Shahih Ibnu Majah no:2532 dan Ibnu Majah II: 1044 no:3132).

Dalam kitab As-Sailul Jarrar disebutkan:

Wajhul istidlal (arah pengambilan dalil) dengan hadits di atas, yaitu bahwa tatkala Nabi melarang orang yang mampu berkorban mendekat ke mushalla bila ia tidak mau berkurban, hal tersebut menunjukkan bahwa ia telh meninggalkan suatu kewajiban.maka seolah-olah sama sekali tak ada faedahnya bagi seorang hamba mendekatkan dirinya kepada Allah dengan mengerjakan shalat (Id) namun meninggalkan kewajiban ini.

Dari Mukhaffif bin Sulaim, ia berkata : Kami pernah wukuf di Arafah di dekat Nabi.Beliau bersabda, “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya setiap ahli bait dalam setiap tahun wajib berkurban dan harus menyembelih binatang untuk bulan Rajab”.Tahukah kalian, apa itu penyembelihan binatang untuk bulan rajab?Yaitu penyembelihan binatang yang oleh orang-orang di sebut rajabiyah.” ( Hasan: Shahih Ibnu Majah no:2533, Tirmidzi III: 37 no:1555, ‘Aunul Ma’bud VII:481 no:2771, Ibnu Majah II: 1045 no:3125 dan Nasa’I VII:167).

Kemudian penyembelihan untuk bulan rajab di hapus oleh sabda Nabi :

Tidak ada penyembelihan untuk mencari barakah dan tidak ada penyembelihan untuk bulan Rajab.(Mutatafaqun ‘alaih: Fathul Bari IX: 596 no:5473, Muslim III:1564 no:1976, ‘Aunul Ma’bud VIII:32 no:2814, Tirmidzi III:34 no:1548, dan nasa’I VII:167).

Dimansukhnya (dihapusnya) penyembelihan untuk bulan Rajab tidak memastikan dihapuskannya udhhiyah.

Dari Jundab bin Sufyan al-Bajili, ia berkata, “ Pada hari nahr saya pernah menyaksikan Rasulllah bersabda, “ Barangsiapa menyembelih (binatang qurban) sebelum shalat, maka hendaklahy ia mengulangi (menyembelih lagi) sebagai gantinya, dan barangsiapa yang belum menyembelih, maka menyembelihlah.”(Muttafaqun ‘alaih: Fathul Bari X:20 no:5562, Muslim III : 1551 no:1960, Ibnu Majah II: 1053 no:3152 dan Nasa’I VII:224).

(more…)

Kajian dan Bedah Buku Hari Ahad tanggal 14 Desember 2008 ,jam 09.00 s/d selesai

Friday, December 5th, 2008

Assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokatuh,
Bismillahi,

Mengharapkan kehadiran ikhwah fiillah besera keluarga dalam :

Acara : Kajian dan Bedah Buku
Judul : AL ISLAM karya Ust. Abdul Hakim bin Amir Abdat
Pemateri : Ust. Abdul Hakim bin Amir Abdat.
Waktu : Hari Ahad tanggal 14 Desember 2008 ,jam 09.00 s/d selesai
Tempat : Masjid Takhobar – TELKOM
Alamat : Jl. Ketintang – Surabaya.

Mohon informasi ini disebarkan luaskan agar dakwah ini dapat memberikan manfaatnya sebesar-besarnya bagi saudara kita di Surabaya. insya Allah.

Harga buku : Rp. 21.000,- dapat diperoleh ditempat pengajian ( M. Takhobar ).
contact person : Abu Nurzaki ( 031 ) 70609900

BarokAllahu fiik